Polisi Swedia tengah melakukan penyelidikan atas serangan bom yang menargetkan sebuah masjid di Swedia pada hari Senin (25/12/2017). Sebagaimana dilansir aboutislam.net, polisi Swedia menganggap insiden tersebut sebagai serangan kebencian terhadap minoritas Muslim.

Masjid tersebut diserang dengan  bom rakitan. Bom tersebut meninggalkan bekas peluru air soft-gun yang menempel di dinding ruang shalat.

Serangan rasis lain juga terjadi di Stockholm pada hari berikutnya. Sebagaimana diungkapkan imam Masjid Stockholm, Khaled Abdel, bahwa serangan tersebut ditandai dengan simbol salib di pintu masjid.

Menurut Departemen Luar negeri Swedia, Muslim Swedia berkisar sebanyak 500 ribu jiwa dari Sembilan juta penduduk Swedia.

(muslimdaily.net)