Biksu Buddha radikal menyerang sebuah rumah PBB yang disediakan untuk pengungsi Rohingya di dekat ibukota Sri Lanka pada Selasa (27/09/2017) yang lalu dan memaksa pihak berwenang untuk memindahkan para pengungsi tersebut.

Biksu Buddha yang mengenakan jubah safron memimpin gerombolan massa yang kemudian menghancurkan gerbang-gerbang dan memasuki kompleks rumah tersebut yang berada di pinggiran Gunung Lavinia, Kolombo.

Saat itu para pengungsi yang ketakutan sedang berkumpul di ruang lantai atas, kata seorang pejabat polisi. Dua polisi terluka dalam insiden tersebut. Massa juga melempar batu ke rumah itu dan membuang beberapa perabotan yang ada di lantai dasar saat mereka menyerbu masuk.

Polisi mengatakan bahwa mereka menyebarkan rekaman video melalui media lokal dan juga Facebook dengan harapan dapat menangkap orang-orang yang terlibat dalam kekerasan tersebut, serta para biksu yang menghasut mereka.

Sebelumnya, sebanyak 31 pengungsi Rohingya berhasil diselamatkan oleh angkatan laut Sri Lanka sekitar lima bulan yang lalu setelah mereka ditemukan hanyut dengan sebuah kapal di perairan utara pulau itu. Mereka dianggap sebagai korban penyelundup manusia.

(arrahmah.net)

Marhaban Romadhon SImpatiFM