Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Malki, mengatakan akan memboikot produk negara-negara yang setuju dengan keputusan Presiden Donald Trump terkait Yerusalem.

Selain itu, Riyad juga mengajak lima negara Arab untuk melakukan hal serupa, yakni memboikot para pendukung kebijakan yang diambil Trump.

Riyad mengambil contoh Guatemala yang akan mengalami kerugian ekonomi besar akibat rencana pemindahan kedutaan besar. Di mana, 90% pendapatan ekspor Guatemala yakni kapulaga ke negara-negara Arab akan hilang.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Guatemala Sandra Jovel membantah pemindahan kedutaan besarnya di Israel akan berdampak pada ekonomi negaranya.

Namun, dia mengakui jika Arab dan negara Islam lainnya merupakan pengimpor kapulaga terbesar dari Guatemala.

(islampos.com)