Pemerintah Mesir membuka kembali perbatasan Rafah, antara Mesir dan Jalur Gaza, satu arah. Perjalanan delapan kelompok calon jamaah umrah dari Jalur Gaza ke Makkah akan melewati perbatasan Rafah tersebut.

Seperti dilansir Egypt Independent pada Senin kemarin, seorang pejabat Mesir mengatakan pemerintah sedang menyiapkan kru kerja tambahan. Kru tersebut akan beroperasi di persimpangan untuk mempercepat prosedur dan memfasilitasi penyeberangan calon jamaah umrah asal Palestina.

Selain itu, tersedia kendaraan tambahan untuk transportasi. Delapan kelompok tersebut terisi 800 calon jamaah umrah. Mereka akan diangkut menggunakan bus tambahan menuju Bandara Internasional Kairo lalu bertolak ke Tanah Suci untuk melakukan perjalanan umrah.

Pihak berwenang menetapkan pada Selasa pekan depan sebagai waktu kembalinya jamaah umrah asal Palestina itu ke Jalur Gaza. Pada bulan lalu, Mesir mulai menginzinkan warga Palestina menyeberangi perbatasan Rafah untuk melakukan ibadah umrah.

(khazanah.republika/admin)