Pemerintah Afghanistan akan mengirim delegasi untuk melakukan pembicaraan dengan Taliban di Qatar.

Wakil Amerika Serikat dan Taliban telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan di ibukota Qatar, Doha. Tetapi kelompok jihadis itu menolak untuk berbicara langsung dengan pemerintah Kabul karena dianggap sebagai boneka Amerika.

Omar Daudzai, utusan perdamaian Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, mengatakan pada 7 April bahwa sebuah delegasi pemerintah akan pergi ke Doha untuk bertukar pandangan dengan Taliban.

Daudzai mengatakan pemerintah akan menyelesaikan misi pada 10 April. Sementara itu, pembicaraan dijadwalkan akan digelar tanggal 14 sampai 15 April.

Zalmay Khalilzad, utusan Amerika yang mencari kesepakatan damai dengan Taliban, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perwakilan pemerintah Afghanistan dan masyarakat luas akan berpartisipasi dalam dialog intra-Afghanistan di Doha minggu depan.

Khalilzad telah menghabiskan sebagian besar pekan lalu di Afghanistan sebagai bagian dari dorongan berkelanjutan untuk kesepakatan damai.

Meskipun Taliban belum mengadakan pembicaraan langsung dengan pemerintah Afghanistan, mereka bertemu dengan para politisi oposisi Afghanistan yang kuat di Moskow pada bulan Februari.

Beberapa tokoh yang ikut serta dalam perundingan Moskow diperkirakan akan menjadi bagian dari delegasi pemerintah di Qatar.

Sementara itu, Taliban bersikukuh tidak akan menerima delegasi dari pemerintah Afghanistan. Jika ada yang datang, maka ia dianggap mewakili pandangan pribadi. (kiblat/admin).