MUI meminta pemerintahan Joko Widodo bersikap lebih tegas dalam persoalan Palestina, sebagaimana yang telah dilakukan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Hal ini sebagaimana dikatakan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Muhyidin Junaidi di Kantor MUI Pusat Jakarta, Senin (18/12/2017) kemarin.

Muhyidin lantas kembali menekankan boikot Amerika Serikat sebagai bagian dari aksi nyata mendukung Palestina. Selain produk-produknya, boikot bisa dilakukan terhadap mata uang dolar. Sebagai gantinya, bisa menggunakan mata uang lain sebagai alat tukar.

Menurut MUI, aksi nyata juga bisa dilakukan oleh DPR yang bisa berperan dalam peninjauan kembali kerja sama dengan PT Freeport. Seperti diketahui, perusahaan asal Amerika Serikat itu selama ini telah mengeruk kekayaan tambang di Tembagapura, Papua.

Seperti diketahui, MUI telah menginisiasi digelarnya Aksi Bela Palestina pada Ahad (17/12/2017) lalu yang diikuti jutaan peserta. Aksi itu juga mencetuskan petisi yang isinya termasuk mendesak pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan boikot terhadap Israel dan Amerika.

(kiblat.net)

Marhaban Romadhon SImpatiFM