Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor pada Selasa kemarin mengeluarkan pandangan hukum dan sikap keagamaan terkait kasus wanita yang membawa anjing ke Masjid Al Munawaroh Sentul Bogor pada Ahad, 30 Juni 2019 lalu.

Secara tegas, MUI Kabupaten Bogor meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas perbuatan wanita tersebut. Wanita yang berinisial SM itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Di dalam pernyataannya sebagaimana yang dilansir media hari rabu kemarin, MUI Kabupaten bogor menyatakan bahwa  Pemerintah, aparat penegak hukum serta masyarakat wajib mencegah segala perbuatan yang tidak dibenarkan secara hukum yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama.

Selain itu, pernyataan bersama tersebut meminta aparat penegak hukum menindak tegas perbuatan tersebut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, profesional, proporsional, objektif serta memperhatikan rasa keadilan masyarakat.

MUI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri serta menyerahkan penanganan hukumnya kepada aparat penegak hukum. Masyarakat juga diminta untuk menghindari berbagai provokasi yang muncul dari pihak manapun atas perbuatan tersebut.

Pandangan hukum dan sikap keagamaan ini ditandatangani oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor Ahmad Mukri Aji dan Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bogor Romli Eko Wahyudi.

Sebelumnya, sejumlah ulama dan pimpinan ormas Islam serta DKM yang tergabung dalam Forum Umat Islam atau FUI Bogor Raya melakukan audiensi dengan MUI Kabupaten Bogor yang meminta MUI untuk mengeluarkan sikap, baik berupa fatwa ataupun pandangan dan rekomendasi terkait kasus ini.

suaraislam/admin

Marhaban Romadhon SImpatiFM