Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Hasanuddin AF mengimbau masjid-masjid dan masyarakat muslim untuk turut berkontribusi menjaga lingkungan hidup pada momen Hari Idul Adha 1440 hijriah. Salah satunya dengan menghindari pengemasan daging kurban dengan kantong plastik. Hal ini sebagaimana diungkapkan Hasanudin AF kepada media hari ahad kemarin.

MUI telah mengeluarkan fatwa nomor 41 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan. Namun, Hasanuddin mengakui, belum ada fatwa MUI yang secara khusus terkait dengan penggunaan plastik. Sejauh ini, fatwa MUI yang berhubungan dengan lingkungan, yaitu fatwa tentang pertambangan ramah lingkungan, kebakaran hutan dan lahan, perlindungan terhadap satwa langka, dan pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan.

Meski begitu, lanjut Hasanuddin, fatwa tentang pengelolaan sampah itu merekomendasikan agar Umat Muslim turut berkontribusi menjaga keseimbangan lingkungan hidup. Fatwa juga merekomendasikan lembaga pendidikan dan tempat ibadah agar memberi pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah dan berperan aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Di sisi lain, fatwa itu juga merekomendasikan masyarakat untuk melakukan pengurangan sampah.

Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruquthni menuturkan DMI mengimbau kepada seluruh pengurus masjid untuk memakai kantong plastik ramah lingkungan dalam mengemas daging hewan kurban pada Idul Adha 1440 hijriah. Menurut dia masjid harus berkontribusi mengurangi pemakaian plastik demi pelestarian alam.

(republika/admin)