Serangan teror kembali menimpa masjid di Jerman. Kali ini, masjid di kota Minden di Jerman barat menjadi sasaran. Tempat ibadah umat Islam itu diacak-acak oleh orang tak dikenal dan Al-Quran yang ada di dalamnya disobek-sobek.

Dilansir dari Anadolu Agency, penyerang berjumlah lebih dari satu. Masjid yang menjadi sasaran itu Masjid Barbarous di kota Minden di Munster, negara bagian Rhain-Westphalia Utara, Jerman barat.

Pengurus masjid segera melaporkan insiden ini pada polisi Jerman. Laporan itu ditindaklanjuti dan aparat menggelar penyelidikan untuk mengidentifikasi penyerang.

Dalam sepuluh hari terakhir, sedikitnya tujuh masjid di Jerman menjadi sasaran serangan anti-muslim. Enam masjid tersebut milik Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama dan satu lagi milik komunitas Arab. Jerman mengalami peningkatan fenomena “Islamofobia,” karena propaganda gerakan sayap kanan ekstrim dan partai-partai anti-Islam di negara itu.

Jerman, dengan populasi 81 juta, memiliki populasi muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Perancis, dengan 4,7 juta Muslim. Sekitar 3 juta di antaranya adalah muslim yang berasal dari Turki. (kiblat/admin).