Organisasi Kerjasama Islam atau OKI mengeluarkan sebuah deklarasi bersama untuk mengakui Al-Quds Timur sebagai ibu kota Palestina.

Dalam pertemuan ini, OKI menjuluki deklarasi Istanbul sebagai “Freedom for Jerusalem” yang resmi dikeluarkan pada hari Rabu malam setelah adanya pertemuan puncak.

Hasil Deklarasi tersebut, juga mengeluarkan sikap menolak dan mengutuk keputusan tidak sah presiden Amerika serikat yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota Israel.

Selain itu, OKI juga menyambut baik perlawanan damai yang ditunjukkan oleh rakyat Palestina dan mendesak Trump untuk menarik keputusannya.

Perlu diketahui, Organisasi Konferensi Islam didirikan pada pertemuan puncak bersejarah di Rabat, Maroko pada tahun 1969 setelah sebuah serangan pembakaran di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem .

(kiblat.net)