Otoritas Palestina telah memutuskan semua hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel termasuk hubungan keamanan. Keputusan itu diambil setelah menolak rencana perdamaian Timur Tengah yang diusulkan oleh Amerika. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh  Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Pada pertemuan para menteri luar negeri Arab di Kairo, Abbas menegaskan kembali penolakannya terhadap rencana perdamaian Tramp. Para pejabat Israel tidak segera mengomentari pernyataannya. Pasukan keamanan Israel dan Otoritas Palestina telah lama bekerja sama dalam menjaga wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel yang berada di bawah kendali Palestina.

Abbas juga mengatakan bahwa dia telah menolak untuk mendiskusikan rencananya dengan Tramp melalui telepon.

Rencana Tramp tersebut diluncurkan pada Selasa pekan kemarin dengan pengakuan terhadap pemukiman Israel di tanah Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang tak terpisahkan.

 Arrahmah/admin