Sebanyak 23 koper milik jamaah calon haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang ditemukan berisi rokok dan obat tradisional berbagai merek, diamankan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH, Embarkasi Surabaya.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Jamal, mengatakan, pihaknya mendeteksi 23 koper milik jamaah calon haji Kloter 6 dan 7 asal Sumenep yang mencurigakan.

Setelah dilakukan pemeriksaan isinya rokok dan obat tradisional berbagai merek.

Dari jamaah calon haji asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 6, petugas mengamankan 11 koper, sedangkan dari kloter 7 petugas mengamankan 12 koper. Pada 23 koper milik jamaah calon haji itu semuanya penuh berisi rokok dan obat tradisional, alias tidak berisi pakaian.

Jamal menyebut bahwa kejadian itu sebenarnya terus berulang setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya, Muhammad Budi Hidayat menerangkan, untuk obat-obatan yang diperbolehkan dibawa pada penerbangan internasional, berapa pun jumlahnya, harus menyertakan dokumen atau resep dari dokter.

(hidayatullah/admin)