Juru bicara PBB, Stephane Dujarric pada Senin menyatakan dengan jelas bahwa status Golan tidak berubah. Hal ini disampaikannya setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Tramp mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah “Israel”.

Dujarric menyatakan bahwa Kebijakan PBB tentang Golan tercermin dalam resolusi Dewan Keamanan yang relevan dan kebijakan itu tidak berubah. “Israel” merebut tanah strategis dari Suriah dalam perang Timur Tengah 1967.

Resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi dengan suara bulat oleh 15 anggota badan pada tahun 1981 menyatakan bahwa “Israel” memaksakan hukum, yurisdiksi, dan administrasi di Dataran Tinggi Golan, Suriah, yang diduduki. (arrahmah/admin)

Marhaban Romadhon SImpatiFM