Michael Link, pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang situasi hak asasi manusia di wilayah pendudukan Palestina, mengatakan bahwa apa yang disebut “Deal of Century” merusak hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Presiden Amerika Donald Tramp mendeklarasikan garis besar proposal perdamaian Amerika tersebut.

Proposal yang terdiri dari 80 halaman tersebut berisi, pendirian Negara Palestina dalam bentuk daerah terpisah seperti “Kepulauan” yang dihubungkan dengan jembatan dan terowongan. Negara palestina bentukan trump itu tanpa bandara udara maupun pelabuhan laut, dan yang lebih krusial adalah pengakuan Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Link menjelaskan, proposal Amerika berisi solusi untuk mendirikan satu Negara yakni Israel dan separuh Negara Palestina. Proposal tersebut tidak stabil dan cenderung mendukung kepentingan satu pihak dari dua pihak yang berkonflik.

Menurut Link, proposal tersebut bukan solusi perdamaian yang adil dan permanen. Negara Palestina akan menjadi seperti kepulauan terpencar di satu wilayah yang dikelilingi Israel dari semua sisi, tanpa perbatasan luar negeri, sehingga tak memiliki wilayah udara, dan tak memiliki hak membentuk pasukan militer untuk membela keamanannya.

melayu.palinfo/admin