Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi, Mastuki HS membenarkan bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH sedang melakukan pengaturan untuk memberikan tenggat waktu kewajiban bagi produk yang belum bersertifikat halal.

Penahapan itu, menurutnya berlaku bagi produk makanan dan minuman, kosmetika, obatan-obatan, produk kimiawi, produk rekayasa genetik, dan barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Mastuki menjelaskan pelaksanaan tahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk makanan dan minuman akan dimulai dari 17 Oktober 2019 sampai dengan 17 Oktober 2024.

Itu artinya, pemberlakuan mandatori halal bagi produk makanan dan minuman adalah 5 tahun sejak Oktober 2019. Dengan demikian, diharapkan cukup waktu bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan atau mengajukan sertifikasi halal melalui BPJPH. Hal ini sebagaimana diungkapkan Mastuki Rabu kemarin.

Mastuki menambahkan, jenis produk selain makanan dan minumanĀ  juga diberlakukan secara bertahap, bahkan ada yang 7 tahun, 10 tahun, dan 15 tahun. Namun demikian Mastuki mengingatkan agar pelaku usaha yang produknya sudah siap disertifikasi halal, sebaiknya segera mengajukan sertifikasi halal.

(islampos/amin)