Pembangunan awal Museum Rasulullah pertama di Indonesia bakal dimulai pada 2020 nanti. Pemerintah menyiapkan lahan hibah seluas 10 hingga 20 hektare untuk pembangunan tersebut. Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruquthni menyampaikan, saat ini pemerintah Indonesia telah menyiapkan lahan dengan status hibah dari negara untuk pembangunan. Sedangkan di sisi Arab Saudi, persiapan pembangunan sudah masuk ke dalam tahapan naskah perjanjian. Hal ini sebagaimana diungkapkan Imam hari kamis kemarin.

Dia menjelaskan, pembangunan museum Rasulullah oleh Indonesia sudah sangat konkret dan siap. Saat ini pun, persiapan pemenuhan lahan sudah sepenuhnya dapat difinalisasi. Tak hanya itu, kata Imam, kesiapan pembangunan Museum Rasulullah sudah masuk ke dalam tahapan rancang bangun, alias desain arsitekturnya.

Seperti diketahui, Indonesia terpilih menjadi lokasi pertama di luar Arab Saudi yang berhak untuk melakukan pembangunan Museum Rasulullah. Museum di Indonesia ini dibangun bersamaan dengan Museum As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy di Makkah dan Museum Shirah Nabawiyah di Madinah, Arab Saudi.

Dalam tahapan pembangunan nantinya, pemerintah akan mempekerjakan para sumber daya manusia yang unggul. Unggul di sini berarti para SDM tersebut minimal harus menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris guna melancarkan proses komunikasi.

khazanah.republika/admin