Para ahli menyambut baik pernyataan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang tengah berkunjung ke Turki, bahwa Turki, Malaysia dan Pakistan dapat membuka jalan ke depan untuk pembangunan dan kebangkitan dunia Islam.

Mengomentari pernyataan Mahathir Mohammad, Huseyin Bagci, pakar hubungan internasional di Universitas Teknik Timur Tengah di Ankara mengatakan bahwa dunia islam membutuhkan kebangkitan.

Perdana menteri Malaysia tiba di ibu kota Turki, Ankara, pada Rabu malam lalu untuk memulai kunjungan resminya selama empat hari.

Pernyataan Mahathir tersebut menguatkan kata-kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bahwa solidaritas antara Turki, Malaysia dan Pakistan diperlukan untuk persatuan dunia Islam. Hal ini juga diungkapkan Mahathir kepada wartawan pada konferensi pers yang digelar pada Kamis setelahnya.

Bagci setuju bahwa ketiga negara memiliki nilai-nilai bersama dalam demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan pers. Dia mencatat bahwa Turki, Malaysia dan Pakistan lebih menonjol dari pada dunia Arab.

Khususnya Turki, Pakistan dan Malaysia adalah di antara para pendiri kelompok D-8, yang diikuti oleh negara mayoritas Muslim, yang berupaya membangun hubungan strategis, meningkatkan perdagangan, dan lebih banyak kerja sama di antara para anggotanya. Namun, kelompok tersebut belum menyadari potensinya.

(arrahmah/admin)