Puluhan politisi terkenal dan aktivis masyarakat sipil, termasuk perempuan, akan bertemu dengan Taliban di ibukota Qatar dalam pertemuan intra-Afghanistan yang berupaya mencari perdamaian di Afghanistan.

Pertemuan selama dua hari itu, disponsori oleh Qatar dan Jerman, dimulai pada Ahad pagi dan dihadiri oleh delegasi dari sekitar 50 tokoh terkenal Afghanistan.

Mantan duta Afghanistan untuk Pakistan, Omar Zakhilwal, mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan ini untuk lebih jauh mendorong negosiasi-negosiasi intra-Afghan demi perdamaian.

Zakhilwal mengatakan pertemuan itu “melengkapi” perundingan Taliban-Amerika Serikat, yang juga sedang berlangsung di Doha.

Taliban, yang berulangkali menolak bernegosiasi dengan pemerintah Afghanistan dukungan Barat Presiden Ashraf Ghani, setuju untuk mengikuti pertemuan tersebut dengan syarat para peserta pertemuan akan melakukannya dalam kapasitas pribadi.

Seorang pejabat Afghanistan yang menghadiri pertemuan itu mengatakan problematika seperti hak-hak perempuan dan minoritas akan didiskusikan dalam pertemuan. Dia tidak memberikan rincian agenda terkait hal tersebut.

Perwakilan khusus Jerman untuk Afghanistan dan Pakistan, Markus Potzel, menyebut Afghanistan berada dalam sebuah momen kesempatan penting untuk kemajuan menuju perdamaian.

Pada bulan April, pertemuan serupa antara perwakilan Afghanistan dan Taliban yang dijadwalkan di Doha gagal setelah ketidaksepakatan antara kedua belah pihak mengenai jumlah delegasi Afghanistan. (hidayatullah/admin).

Marhaban Romadhon SImpatiFM