Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO, Saeb Erekat menyerukan PBB mendukung upaya Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk menggelar pemilu nasional. Termasuk di Jalur Gaza dan Yerussalem Timur yang diduduki.

Hal itu diutarakan Erekat saat melakukan pertemuan dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik, Rosemary Di Karlo, dan Koordinator Khusus PBB untuk Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov di Ramallah.

Abbas diketahui telah membentuk komite dari Komite Pusat Fatah untuk membahas dan mengkaji proses penyelenggaraan pemilu di wilayah Palestina.

Dua anggota Komite Eksekutif Fatah Ahmad Majalani dan Wasel Abu Yussef menilai penyelenggaraan pemilu memang satu-satunya cara untuk mengakhiri perpecahan dan friksi di antara faksi-faksi Palestina, terutama Fatah dengan Hamas.

Hamas, yang mengontrol Jalur Gaza, telah setuju dengan usulan penyelenggaraan pemilu. Anggota Politbiro Hamas Khalil al-Hayya mengatakan kelompoknya menginginkan pemilu yang komprehensif. Dia sepakat bahwa pemilu berfungsi untuk menyelesaikan krisis dan masalah di internal Palestina. Oleh sebab itu Hamas siap terlibat dan berpartisipasi.

Kendati demikian, al-Hayya mengatakan Hamas akan mencari jaminan bahwa Fatah akan menerima hasil pemilu sepenuhnya. Sebab dia tak menghendaki masalah seperti tahun 2006 terulang kembali. Saat itu Hamas memenangkan pemilu namun Fatah menolak hasilnya. (republika/admin)