Presiden Honduras, Orlando Hernandez menyatakan bahwa Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Pernyataan Yerussalem ibu kota Israel ini diungkapkan dalam konferensi pers hubungan AS-Israel.

Selama beberapa bulan terakhir Hernandez sudah memberi sinyal pemerintahannya akan memindahkan kedutaan Honduras ke Yerussalem.

Hernandez mengatakan akan membuka kantor dagang di sana, namun ia belum berencana memindahkan kedutaan besar.

Pernyataan Hernandez ini mengikuti pengakuan resmi Presiden Amerika Serikat, Donald Tramp atas Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Hernandez sadar pernyataannya ini akan menuai banyak kecaman.

Pada Mei tahun lalu Trump memindah kedutaan besar AS ke Yerussalem. Langkah ini menuai banyak kecaman dari masyarakat internasional dan membuat marah rakyat Palestina. (republika/admin)