Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan menyerang pasukan rezim Suriah jika tentaranya dilukai. Menurut Erdogan, sekutu Suriah, Rusia ada di balik pembantaian di Idlib. Hal ini diungkapkan Erdogan, dalam pertemuan partai berkuasa di parlemen.

Ancaman dari Erdogan itu muncul setelah puluhan tentara Turki tewas dalam penembakan oleh rezim Suriah di Provinsi Idlib, yang merupakan benteng oposisi terakhir di Suriah. Pasukan rezim Suriah, yang didukung oleh Rusia, maju untuk merebut kembali provinsi itu dari kelompok-kelompok oposisi meskipun kesepakatan gencatan senjata Sochi 2018 disepakati antara Turki dan Rusia.

Erdogan pun langsung mengkritik pihak Rusia.  Erdogan menyebut, Turki akan melakukan apa saja demi mendorong mundur pasukan rezim Suriah di belakang 12 pos pengamatan yang didirikan Turki di Idlib.

Keputusan Erdogan untuk menjaga Idlib ini tak lepas dari upaya Turki untuk mengurangi jumlah pengungsi Suriah yang terus masuk ke negaranya. Saat ini Turki menampung lebih dari 3,5 juta pengungsi Suriah. Dengan adanya gelombang kekerasan baru di Idlib, jumlah itu bisa membengkak.

 islampos/admin