Dalam hitungan hari, seluruh jamaah haji akan memasuki masa puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau disingkat armuzna yang diperkirakan akan dimulai pada 10 Agustus 2019. Karena itu Kementerian Kesehatan menyiapkan pos kesehatan.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka mengatakan, pada pelaksanaan ibadah haji di Armuzna nanti, Kemenkes akan menyiapkan pos kesehatan khusus di dua lokasi, yakni Pos Kesehatan Arafah dan Pos Kesehatan Mina.

Menurut eka, Pos kesehatan ini untuk memudahkan akses dan layanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia, di samping klinik kesehatan yang disediakan oleh Kerajaan Arab Saudi. Hal ini sebagaimana dijelaskan eka kepada media kamis kemarin.

Kedua pos kesehatan diperkuat lagi dengan adanya enam pos satelit di sejumlah titik di Arafah, sebelas di Muzdalifah dan sepuluh di sepanjang jalur atas dan bawah jamarat. Begitu juga ambulans dan perbekalan kesehatan.

Selain itu masih ada Tim Promotif Preventif dan Tim Gerak Cepat serta tenaga kesehatan lainnya. Semua tim tadi memiliki beragam profesi kesehatan yaitu dokter, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, apoteker, sanitarian, ahli gizi, tenaga kesehatan masyarakat, dan sebagainya.

ihram/admin