Rezim Asad dan sekutunya Rusia telah menargetkan lebih dari 60 fasilitas medis di Suriah barat laut sejak 26 April 2019. Hal ini sebagaimana laporan Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia kemarin.

Dalam laporan setebal 28 halaman, organisasi itu mengatakan aliansi Suriah-Rusia sejauh ini merupakan pelaku utama serangan terhadap fasilitas medis di Suriah selama sembilan tahun perang berlangsung.

Sementara hari Kemarin, dua warga Suriah yang bekerja untuk Oxfam International sebagai pekerja bantuan, tewas dalam serangan di provinsi Daraa, Suriah selatan. Hal ini diungkapkan oleh  kelompok bantuan internasional itu dalam sebuah pernyataan.

Sejak dimulainya perang di Suriah, sebanyak seribu pekerja bantuan kemanusiaan telah terbunuh berdasarkan data yang dikumpulkan aktivis.

  arrahmah/admin