Rezim Asad Kembali Jatuhkan Bom Fosfor Mematikan di Idlib

Rezim Bashar Assad menyerang provinsi Idlib yang dikuasai oposisi Suriah pada Ahad malam, menggunakan bom fosfor putih yang dilarang oleh hukum internasional.

Rekaman yang diperoleh Daily Sabah menunjukkan rezim menjatuhkan 18 bom fosfor di kota Khan Sheikhoun di Idlib selatan. Serangan dilaporkan diluncurkan dari kota terdekat Maan.

Penggunaan fosfor putih dilarang berdasarkan hukum internasional. Fosfor, yang meracuni manusia ketika dihirup, menyebabkan kerusakan besar pada otak dan paru-paru dan dapat menyebabkan kematian. Ketika digunakan, fosfor putih menciptakan awan asap putih tebal yang dapat melelehkan daging manusia.

Rezim Basyar Assad telah berulang kali direkam menggunakan fosfor terhadap warga sipil dan pejuang oposisi di seluruh Suriah.

Sejak akhir April, Idlib telah dibombardir tanpa henti oleh rezim Assad dan sekutunya Rusia, yang sejauh ini menewaskan hampir 500 warga sipil. Kekerasan telah memaksa sekitar 330 ribu orang meninggalkan rumah mereka dan merusak 23 pusat kesehatan.

Menjadi kantong terakhir pejuang Suriah, populasi Idlib sebelum perang berjumlah 1,5 juta dan telah membengkak menjadi sekitar 3 juta dengan gelombang pengungsi baru.

Setelah beberapa bulan mengalami “masa tenang” karena kesepakatan Sochi, rezim Asad mengintensifkan serangannya mulai 26 April dengan dalih memerangi pejuang Ha’iah Tahrir Syam yang mengendalikan sebagian besar wilayah Idlib. (arrahmah/admin).