Pemberontak Syiah Hutsi Yaman, Selasa (19/12/2017) kemarin mengatakan bahwa militannya kembali menembakkan rudal balistik ke Riyadh, ibukota Arab Saudi. Kerajaan Saudi mengkonfirmasi serangan itu namun tak ada kerusakan yang ditimbulkan.

Saluran TV Al-Masirah milik Hutsi mengatakan bahwa rudal balistik berhasil ditembakkan ke kompleks Istana Yamama di Riyadh, yang di dalamnya terdapat Kantor Kerajaan dan Kantor Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz. Rudal ini bertujuan menargetkan pertemuan besar para pemimpin Saudi, sebagaimana klaimnya.

Sementara itu, Turki al-Maliki, juru bicara koalisi Arab yang dipimpin Saudi mengatakan bahwa pasukan pertahanan udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan rudal tersebut di selatan Riyadh tanpa menimbulkan korban jiwa.

(kiblat.net)