Kerusuhan Wamena terus menjatuhkan korban. Hingga, Selasa kemarin tercatat sekitar 33 orang meninggal dunia, dan 84 lainnya luka-luka. Ribuan warga Wamena juga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sejumlah lembaga kemanusiaan telah menerjunkan pasukannya untuk membantu para korban kerusuhan Wamena, salah satunya Rumah Zakat. CEO Rumah Zakat, Nur Efendi mengatakan, Rumah Zakat telah mengirimkan lima relawan ke Wamena untuk menyalurkan bantuan logistik kepada para korban. Hal ini sebagaimana diungkapkan Nur effendi selasa kemarin.

Selain mengirimkan lima relawan, Rumah Zakat pun mengutus 20 orang untuk membantu para pengungsi di Sentani Jayapura. Para relawan berkoordinasi dengan TNI dan juga pihak-pihak terkait dalam upaya membantu warga Wamena. Menurutnya, aksi kemanusian Wamena akan terus berlanjut hingga keadaan kembali normal. Adapun rencana aksi selanjutnya adalah distribusi bantuan logistik dan paket makanan siap saji, pendampingan psikososial, layanan medis dan santunan sosial.

Bukan hanya di Wamena, aksi serupa juga dilakukan untuk membantu para korban gempa Ambon. Rumah Zakat menurunkan 10 relawan tim evakuasi dan medis, mendistribusikan paket makanan siap saji, paket kornet Superqurban, air mineral, serta layanan medis.

Menurut Efendi, untuk kedepannya para relawan akan terus melakukan distribusi bantuan logistik, pendampingan psikososial, layanan medis, serta turut melakukan pembersihan reruntuhan puing bangunan. (republika/admin).

Marhaban Romadhon SImpatiFM