Sejumlah masjid dan politisi di Jerman dikirimi pesan Islamofobia dan ancaman bom yang dikirim oleh ekstrimis sayap kanan. Polisi setempat kemudian mendatangi tujuh lokasi di Jerman untuk melakukan penyelidikan terkait adanya ancaman bom tersebut.

Menteri Dalam Negeri negara bagian Bavaria, Joachim Herman, mengatakan bahwa enam tersangka telah ditangkap dengan tuduhan mengirim pesan-pesan Islamofobia dan ancaman bom ke masjid-masjid, partai politik dan institusi media. Menurutnya, pihak berwenang akan terus memerangi ekstremisme dengan berbagai cara.

Polisi telah menyita beberapa hard disk selama pencarian di beberapa negara bagian. Para tersangka kemudian dibebaskan dalam penyelidikan, sementara penyelidikan masih tetap berlangsung.

Dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 12 masjid, markas besar partai, dan kantor berita telah menerima ancaman bom. Kabarnya, pesan ancaman itu dikirim oleh organisasi-organisasi teror sayap kanan.

Selain masjid, serangan juga terjadi di sebuah sinagog. Sebelumnya pada Rabu, setidaknya dua orang tewas dalam serangan bersenjata di luar sebuah sinagog di Jerman timur. Harian lokal Bild melaporkan, para penyerang menembaki orang-orang di luar sinagog di kota Halle dan melemparkan granat tangan ke pemakaman Yahudi di dekatnya.

khazanah.republika/admin