Pengungsi Palestina yang gugur di Suriah hingga 30 Desember 2017 mencapai lebih dari 3.000 jiwa, 400 lebih di antaranya adalah kaum wanita. Sementara itu warga Palestina yang ditahan di penjara keamanan dan intelijen rezim Suriah mencapai lebih dari 1.000 jiwa.

Keterangan ini berdasarkan laporan Kelompok Kerja untuk Palestina, sebuah organisasi Hak Asasi Manusia yang konsen dengan isu pengungsi Palestina dalam konflik di Suriah, yang berkantor di London Sabtu (30/12/2017) kemarin.

Sejak tahun 2012, Kelompok Kerja untuk Palestina Suriah memantau pelanggaran-pelanggaran yang dialami para pengungsi Palestina di Suriah dan mendokumentasikannya. Kelompok kerja untuk Palestina Suriah didirikan karena tidak ada lembaga-lembaga resmi dan non resmi yang menangani permasalahan pengungsi Palestina di Suriah.

Blokade Basyar Assad dan kelompok-kelompok bersenjata terhadap kamp pengungsi Palestina Yarmuk di Damaskus sudah memasuki tahun ketiga. Ratusan pengungsi dinyatakan meninggal dunia akibat kekurangan pangan dan layanan medis.

(islampos.com)