Meskipun kesepakatan senjata telah terjadi, pemerintah Bashar Assad tetap melakukan serangan di beberapa provinsi Suriah. Bahkan selama dua bulan kesepakatan senjata berlangsung, pemerintah terhitung telah melakukan 60 pelanggaran.

Hari Jum’at (06/10/2017) yang lalu, aktivis lokal mengatakan bahwa putaran artileri dan mortir rezim Suriah telah menargetkan daerah-daerah yang dikuasai oposisi di kota Daraa Selatan meskipun kesepakatan gencatan senjata sudah berjalan selama dua bulan.

Sejak disepakatinya gencatan senjata yang dijembatani Rusia dan Amerika Serikat pada 9 Juli di selatan Suriah, kelompok pemantau lokal mendokumentasikan lebih dari 60 pelanggaran yang dilakukan rezim telah menewaskan banyak korban jiwa.

(islampos.com)