Asosiasi Wartawan Palestina dilaporkan telah menuduh Israel kerap melakukan tindakan represif terhadap para wartawan Palestina.

Menurut laporan PIC pada Senin (06/11/2017) kemarin, Israel menggunakan cara-cara represif seperti penangkapan, penyerbuan, penutupan, penahanan awak media, pemukulan pada awak media dan penembakan dengan menggunakan meriam gas dan suara.

Dalam sebuah laporan yang dirilis Asosiasi Wartawan Palestina, Ahad (05/11/2017) yang lalu, disebutkan bahwa tentara  Israel telah melakukan 52 pelanggaran pada kalangan media Palestina selama bulan Oktober lalu.

Ketua Komisi Kebebasan Pers di Asosiasi Wartawan Palestina, Muhammad Ilham, menyebutkan bahwa pelanggaran-pelanggaran yang paling menonjol adalah penyerbuan yang dilakukan pasukan  Israel ke lembaga-lembaga media. Tak hanya itu, tentara Israel juga kerap menimbulkan kerugian kepada para wartawan ketika melakukan kerja pers di lembaga-lembaga mereka.

(islampos.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM