Rezim Nushairiyah Suriah pimpinan Bashar Asad kembali memperlihatkan kebengisannya terhadap warga sipil Suriah. Militer suriah kembali memborbardir wilayah Idlib pada Sabtu kemarin. Serangan tersebut telah menewaskan 14 warga sipil termasuk tujuh anak.

Seorang wanita juga tewas dalam serangan roket rezim di pinggiran kota Khan Sheikhoun di selatan provinsi.

Idlib adalah wilayah tempat 3 juta orang suriah bertahan. Wilayah ini banyak menampung  pengungsi yang melarikan diri dari daerah yang dikuasai pejuang oposisi yang direbut kembali oleh rezim. Sehingga idlib disebut sebagai wilayah benteng pertahanan terakhir oposisi.

Wilayah yang berada di ambang pintu Turki sebagian besar dikendalikan oleh Hai’ah Tahrir Syam, tetapi kelompok-kelompok pejuang lainnya juga memiliki pengaruh di sana.

Idlib seharusnya dilindungi dari serangan besar-besaran oleh rezim oleh kesepakatan September antara Moskow dan Ankara, tetapi Damaskus dan sekutunya Rusia telah meningkatkan pemboman mematikan mereka di wilayah itu sejak akhir April. Hingga saat ini lebih dari 520 warga sipil telah terbunuh.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa 25 fasilitas kesehatan di wilayah itu telah dihantam serangan udara, yang terbaru termasuk serangan kedua dalam dua bulan terhadap sebuah rumah sakit bawah tanah di kota Kafranbel. (arrahmah/admin).