Warga Malaysia memboikot restoran waralaba cepat saji asal Amerika Serikat McDonald’s karena pernyataan Donald Trump yang menyebut akan memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kota Yerusalem merupakan tempat penting juga bagi umat Muslim seluruh dunia. Gerakan boikot tersebut berangkat dari pernyataan yang menyatakan bahwa McDonald’s milik Amerika Serikat menyalurkan dana ke Israel.

Sebelumnya, waralaba Malaysia pernah menghadapi permintaan boikot pada 2014. Alasannya karena postingan media sosial yang menyatakan rantai restoran tersebut membantu mendanai serangan Israel ke Gaza. Perusahaan pun membantah tuduhan tersebut.

Menurut mereka, Boikot produk Amerika Serikat adalah cara paling ampuh dan tepat untuk mematahkan langkah politik Trump yang mengakui Al Quds sebagai ibukota Israel.

(eramuslim.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM