Tim penyelamat Suriah mengatakan setidaknya ada dua orang petugas ambulans yang tewas dalam serangan udara yang dilancarkan pemerintah. Serangan itu juga menewaskan beberapa warga sipil termasuk anak-anak.

Serangan tersebut dilancarkan ke kota Maarat al-Numan di Provinsi Idlib, yang dimaksudkan untuk menghancurkan markas milisi oposisi terakhir yang masih berada di sebelah timur laut negara itu.

Pertahanan Sipil Suriah yang lebih dikenal Helm Putih mengatakan serangan udara pemerintah pada kamis kemarin telah menewaskan 16 orang. Dua dari 16 orang itu adalah petugas ambulans.

Lembaga kemanusiaan yang berbasis di Inggris, SOHR, mengatakan setidaknya ada sembilan orang yang tewas dalam serangan udara tersebut.

Pada akhir April lalu, pasukan Suriah melancarkan serangan ke wilayah pemberontak, menyebabkan gencatan senjata yang dinegosiasikan Turki dan Rusia pada tahun lalu gagal. Sejak 1 Mei, kekerasan di Suriah menyebabkan sekitar 330 ribu orang mengungsi dari rumah mereka.

Berdasarkan data PBB para pengungsi itu berjalan menuju perbatasan dengan Turki. Beberapa fasilitas kesehatan dikabarkan menjadi target incaran kekerasan.

(republika/admin)