Imarah Islam Afghanistan menyiarkan surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Isinya, selain menuntut Amerika Serikat menyudahi operasi militernya, Taliban juga blak-blakan bercerita tentang pemerintah Afghanistan yang dipertahankan Amerika Serikat selama 16 tahun.

Dalam surat terbuka yang tertanggal Selasa (15/08/2017) yang lalu, Taliban melalui lamannya Al-emarah, mengisyaratkan bahwa pemerintahan Afghanistan tidak sepenuhnya loyal kepada Amerika Serikat. Bahkan, pemerintah Afghanistan disebut-sebut bermuka dua.

Taliban menegaskan bahwa pemerintah Afghanistan telah memanfaatkan invasi AS. Karena sejatinya, kata Taliban, pucuk kekuasaan dipegang oleh orang-orang yang memiliki kiprah yang buruk bahkan dibenci oleh masyarakat Afghanistan sendiri. Lantaran telah menjadi ‘budak’ negara-negara asing.

(Kiblat.net)

Marhaban Romadhon SImpatiFM