Pasukan Israel kembali menahan 30 warga Palestina dalam serangan pada Ahad (24/12/2017) malam di Tepi Barat yang diduduki, demikian menurut militer “Israel” seperti dilansir Kantor Berita Anadolu, Senin (25/12/2017) kemarin.

Tentara Israel mengklaim bahwa warga Palestina tersebut ditahan untuk diinterogasi atas dugaan keterlibatan dalam apa yang digambarkan sebagai aktivitas terorisme.

Tentara Israel sering melakukan penangkapan di Tepi Barat yang diduduki dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang menjadi buronan.

Menurut pejabat resmi Palestina, lebih dari  6.000 warga Palestina saat ini ditahan di kamp penahanan seluruh wilayah “Israel”.

Penangkapan terakhir terjadi di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di wilayah Palestina menyusul keputusan Presiden Amerika serikat Donald Trump pada 6 Desember 2017 lalu terkait klaim Yerusalem sebagai ibu kota “Israel”.

(salam-online.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM