Turki mengatakan pihaknya telah membalas serangan militer Suriah setelah lima tentaranya tewas oleh serangan rezim suriah. Selain lima tentara Turki, ada tiga warga sipil yang terikat dengan tentara Turki terbunuh oleh pasukan pemerintah Suriah di wilayah Idlib yang berkecamuk. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan bahwa tujuh tentaranya juga terluka dalam penembakan oleh pasukan pemerintah Bashar al Assad di markas terakhir yang dikuasai oposisi di Suriah.

Kementerian itu mengatakan pasukannya dikirim sebagai bala bantuan. Namun Rusia, pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad, berdalih bahwa pasukan Turki ditembak karena kurangnya informasi.

Serangan tersebut kemungkinan akan semakin meningkatkan ketegangan antara Turki dan pemerintah Suriah karena selama ini jarang terjadi bentrokan langsung. Serangan juga dapat menyebabkan gesekan antara Moskow dan Ankara, yang berupaya mengoordinasikan tindakan mereka di Suriah.

Di tempat terpisah dalam konferensi di Kyiv, Erdogan mengatakan serangan balasan itu menewaskan kurang lebih 30 tentara Bashar. Erdogan juga mengatakan bahwa hampir satu juta orang bergerak menuju perbatasan Turki karena tindakan ofensif pemerintah Bashar di Idlib. (hidayatullah/admin)