Badan PBB untuk Pemberdayaan Perempuan atau “UN Women” di Yordania mengakhiri kontraknya dengan perusahaan G4S yang merupakan salah satu perusahaan keamanan terbesar di dunia yang memberikan layanan keamanan di entitas penjajah Israel pada Rabu (04/10/2017) kemarin.

Gerakan “Jordan BDS” menyambut baik langkah ini dan menyampaikan terima kasih kepada Badan PBB tersebut atas sikap yang diambilnya karena sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang diserukannya.

Dengan demikian, UN Women termasuk Badan PBB kelima di Yordania yang mengakhiri kontraknya dengan G4S setelah Program Pangan Dunia PBB atau WFP, Organisasi PBB untuk Layanan Proyek atau UNOPS, Dana PBB untuk Anak atau UNICEF dan Badan PBB untuk Urusan Pengungsi atau UNHCR.

Perlu diketahui bahwa perusahaan G4S memiliki catatan pelanggaran HAM dan pengungsi di sejumlah negara. Hal ini yang mendorong puluhan kampus, asosiasi dan dana investasi serta lembaga-lembaga lainnya di seluruh dunia mengakhiri kontraknya dengan perusahaan tersebut dan menarik investasinya dari perusahaan tersebut karena tekanan kampanye pemboikotan.

(Pusat Informasi Palestina)

Marhaban Romadhon SImpatiFM