Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau UNHCR merilis laporan zakat yang dikumpulkan secara global. Berdasarkan laporan, program zakat UNHCR berhasil mengumpulkan dana sebesar 14,4 juta dolar Amerika atau setara dengan 200 miliar rupiah lebih sejak 2016 hingga taun 2018

Dana zakat yang terkumpul ini bisa membantu sekitar kurang lebih 7 ribu keluarga pengungsi yang sebagian besar merupakan pengungsi Suriah di Yordania dan Lebanon. Selain itu, laporan juga menyatakan zakat global mencapai 76 miliar dolar Amerika atau kurang lebih 1 triliun.

Program zakat UNHCR ini disalurkan kepada keluarga-keluarga pengungsi yang paling rentan. Dana zakat terkumpul dari individu dan institusi yang dibayarkan melalui organisasi yang telah terpercaya secara global. Dana kemudian dikelola oleh UNHCR untuk disalurkan ke pengungsi.

Program zakat UNHCR dilakukan sepenuhnya berdasarkan prinsip syariah dan didukung oleh fatwa-fatwa dari para ulama. Program ini dikelola secara ketat dan bersifat transparan.

Tahun ini, UNHCR membutuhkan setidaknya 11 triliun rupiah untuk memenuhi seluruh kebutuhan para pengungsi.

(khazanah.republika/admin)