Wakil Ketua Biro Politik Gerakan Hamas, Saleh Arouri, menegaskan bahwa gerakan perlawanan Palestina tidak akan membiarkan rencana Amerika dalam bentuk deal of century atau kesepakatan abad ini terealisasi. Hamas akan tetap teguh menolak meskipun mengalami embargo keuangan, politik dan militer.

Hal tersebut disampaikan Arouri dalam pertemuan dengan Ketua Badan Hubungan Strategis Iran, Kamal Kharazi, di Teheran, Ahad kemarin. Dia mengatakan bahwa Tujuan Trump melalui deal of century ini adalah untuk menjamin kepentingan entitas penjajah Zionis dan Amerika, dan negara-negara regional yang berupaya untuk mengorbankan Palestina dan aspirasi rakyat kawasan.

Selama pertemuan itu, kedua belah pihak membahas secara mendalam perkembangan masalah Palestina, khususnya deal of century dan dampaknya. Juga membahas isu-isu yang berkaitan dengan situasi regional dan internasional. Dipaparkan juga agresi Zionis yang berkelanjutan di kota al-Quds dan serangan yang menarget warga dan situs-situs sucinya.

Delegasi gerakan menegaskan komitmennya untuk perpegang teguh pada hak-hak rakyat Palestina dan menolak untuk melepaskan hak-hak rakyat rakyat, apa pun tekanan dan tantangannya. Arouri juga menegaskan persiapan perlawanan Palestina dan kesiapannya untuk membela rakyat dan hak-haknya, dan untuk membalas setiap agresi Zionis.

(melayupalinfo/admin)