Warga Muslim Israel keturunan Arab menolak dijadikan sebagai alat politik oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menormalisasi hubungan Israel-Arab Saudi. Netanyahu dalam pidato politiknya menjelang pemilihan menjanjikan akan membuka penerbangan lansung dari Israel ke Arab Saudi untuk memudahkan warga Muslim Israel melaksanakan ibadah haji dan umrah. Hal ini diungkapkan Netanyahu, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Sabtu kemarin.

Rencana pembukaan penerbangan langsung antara Tel Aviv dan Mekkah telah menimbulkan kontroversi tentang implikasi politik dan ekonomi terhadap Kerajaan Yordania. Selama bertahun-tahun, warga Muslim Israel telah melakukan perjalanan ke Arab Saudi melalui Yordania menggunakan paspor sementara yang dikeluarkan khusus oleh Kerajaan Yordania untuk mereka, karena pemegang Paspor Israel tidak diizinkan masuk ke Arab Saudi.

Warga Muslim Israel mengatakan bahwa pernyataan Netanyahu merupakan bagian dari janji kampanye untuk pemilu mendatang pada bulan Maret untuk menarik suara warga Israel keturunan Arab agar memilih Netanyahu.

 Moslemtoday/admin