Lebih dari 15 juta rakyat Yaman dikabarkan  tengah mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih. Temuan ini ditegaskan oleh UNICEF di halaman Twitter resminya. Untuk itu, UNICEF menyatakan siap menanggung biaya dan pelayanan bagi 6 juta warga Yaman yang kesulitan.

Sejak dilanda konflik akibat milisi Syiah Houthi pada dua tahun lalu, Yaman terus mengalami kondisi kemanusiaan yang sangat berat dan menyedihkan. Pada Sabtu (23/09/2017) pekan lalu, majalah Amerika Foreign Policy telah memberikan peringatan tentang penyakit kolera yang semakin merajalela, kekurangan air, makanan, obat-obatan, dan pelayanan kesehatan bagi warga Yaman.

Menurut pengakuan para petinggi senior PBB, lanjut Foreign Policy, Yaman sedang mengalami bencana kemanusiaan terbesar di dunia. 7 juta rakyat Yaman ditimpa kekeringan dan lebih dari 600 ribu orang terjangkit wabah kolera.

(islampos.com)

Marhaban Romadhon SImpatiFM